Langsung ke konten utama

SARI PURNOMO (BERKAH PATIL)

Untuk setiap peternak ikan dapat memiliki angka sendiri tentang perbandingan jumlah bibit yang ditebar dengan luasan kolam. Jika para peternak ikan lele sudah berada dalam taraf mahir, maka dia dapat menentukan metode apa yang paling tepat dan paling efisien dalam budidaya ikan lele. Sehingga para peternak itu dapat menghasilkan keuntungan yang paling maksimal.

Dengan metode yang sudah saya gunakan,  saya mendapat hitungan untuk angka efisiesi tertinggi. Yaitu untuk setiap meter persegi kolam ikan yang saya miliki, maka saya hanya dapat mengisi dengan 200 ekor bibit ikan lele, tetapi untuk jumlah maksimum yang dapat saya isi dalam setiap meter persegi kolam ikan adalah 250 ekor bibit ikan lele. Dalam hal ini, ketinggian untuk air kolam ikan dalam ukuran yang standart, sekitar 40 – 50 cm.

Dengan metode yang saya gumakan maka jika saya mengisi kolam ikan, yang ternyata jumlahnya melebihi angka tersebut, atau mungkin yang sering disebut oleh orang lain dengan istilah padat tebar (mengisi bibit dengan jumlah yang melebihi kapasitas kolam), maka tingkat efisiesinya akan semakin jauh menurun, karena jumlah kilogram hasil panen ikan lele dengan jumlah bibit yang sudah ditebar, akan sangat tidak sebanding. Belum lagi dengan banyak biaya lain dan juga tenaga yang sudah saya keluarkan, akan membuat selisih keuntungan menjadi semakin menipis.

Tetapi saya tidak mengatakan bahwa metode orang lain lebih jelek dari metode yang saya gunakan, hanya saja cara aplikasi pengetahuan dan juga pengalaman dari setiap orang itu berbeda-beda, belum lagi sumber daya dan juga permasalah dari setiap tempat juga sangat spesifik, sehingga metode yang digunkan oleh seseorang, belum tentu dapat menghasilkan jumlah yang sama, jika digunakan oleh orang lain.

Hal yang menarik dalam jumlah hitungan saya tersebut, ternyata jika kita mengaplikasikannya dengan jumlah bibit ikan yang banyak, dengan luas kolam yang besar, dengan jumlah kolam yang banyak. Maka nilai dari keuntungan yang diperoleh akan semakin besar juga. Dengan kata lain maka pengeluaran biaya akan menjadi semakin efisien. Akibatnya keuntungan yang kita peroleh menjadi semakin banyak.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jangan Pernah Meminjamkan PT atau CV Anda ke Pihak Lain

Sebuah forum jual beli menawarkan layanan pinjam PT/CV. Dengan kesepakatan khusus anda bisa mendapatkan ‘fee’ meminjamkan PT/CV ke pihak lain yang memerlukan.  Apa konsekuensi hukumnya? Berbisnis memang tidak selamanya mudah. Meski memiliki ide cemerlang dan kapabilitas dalam menjalankan bisnis, terkadang ada aspek lain yang luput dari perhatian anda. Misalnya kebutuhan untuk memiliki sebuah badan usaha. Di awal berbisnis, biasanya fokus anda lebih berat kepada jualan dibanding menyiapkan legalitas usaha. Barulah ketika bisnis anda berkembang dan mulai dihadapkan pada persyaratan baik yang ditentukan oleh undang-undang atau mitra bisnis, tidak bisa tidak anda harus mulai menyiapkan legalitas. Hampir seluruh proses tender di lingkungan pemerintah bahkan menyaratkan pesertanya harus berbentuk Perseroan Terbatas (PT) atau minimal CV, tidak cukup dengan perusahaan perorangan. Selain itu, rekam jejak dan portfolio dari PT atau CV tersebut kerap juga menjadi persyaratan. Disini kadang pe...