Langsung ke konten utama

CARA PEMUPUKAN TANAMAN CABAI DI POLYBAG

Cabai rawit adalah buah dan tumbuhan anggota genus Capsicum yang buahnya tumbuh menjulang menghadap ke atas. Warna buahnya hijau kecil sewaktu muda dan jika telah masak berwarna merah tua. Bila ditekan buahnya terasa keras karena jumlah bijinya sangat banyak.

Nama ilmiah: Capsicum annuum 'Bird's Eye'

Klasifikasi lebih tinggi: Paprika

Famili: Solanaceae

Ordo: Solanales

Tingkatan takson: Kultivar

Kerajaan: Plantae

Bagi tanaman cabai rawit, pupuk berguna sebagai nutrisi atau unsur hara, sehingga hal itu bisa membuat tanaman cabai subur dan berbuah lebat.

Namun, terkait pemupukan pada tanaman cabai, tidak sedikit orang mungkin masih ragu tentang cara pemupukan tanaman cabai agar bisa subur dan berbuah lebat.

Jika kamu juga masih ragu tentang teknik pemupukan pada tanaman cabai yang tepat agar bisa subur dan berbuah lebat, maka pada catatan kita akan membahasnya kali ini.

Pupuk yang baik untuk digunakan pada tanaman cabai itu tergantung dan berbeda-beda.

" pemupukan tanaman cabai itu tergantung, ketika saya pas ada apa. Kalau saya ada kotoran hewan saya kasihkan itu ke tanaman cabai, tapi pas kebetulan tidak ada saya pakai kompos," 

kegiatan pemupukan ini sangat penting sekali. Untuk tanaman cabai, kotoran kambing dan kompos itu banyak mengandung unsur N atau nitrogen.

Tapi, sebagai pelengkap, untuk memberikan pupuk NPK pada tanaman cabai dalam kurun waltu seminggu sekali.

Pemberian pupuk NPK seminggu sekali diibaratkan  sebagai 'makan enak' untuk tanaman cabai.

"Kenapa saya harus menggunakan pupuk NPK? tidak menggunakan urea, sp36 dan KCL? kalau menggunakan 3 pupuk itu berarti  harus mencampur lagi, mencampur urea, sp36 dan KCL. Nah ini juga butuh proses, butuh pengetahuan khusus, jadi ribet lah," 

Pupuk NPK itu sudah komplit untuk diberikan ke tanaman cabai, dan tidak lagi perlu repot-repot untuk dicampur-campurkan.

Ketika kamu memberikan pupuk urea, sp36 dan KCL satu per satu, itu juga akan berbahaya jika kamu tidak mengetahui takaran yang sesuai.

Sebagai contoh, pupuk urea begitu kamu masukkan berlebihan ke tanaman cabai yang ada di polybag atau pot, itu akan membuat panas sehingga tanaman bisa mati seperti terbakar.

Jika di tanaman cabaimu sudah ada pupuk kandang atau kompos, pemberian pupuk NPK tetap perlu diberikan, karena pupuk kandang dan kompos saja tidak cukup.

Berikut ini cara pemupukan tanaman cabai di dalam pot atau polybag menggunakan pupuk NPK:

Alat dan bahan

1. Ember berisi 6 liter air

2. 1 sendok makan

3. 1 Gelas plastik air minum kemasan

4. Pupuk NPK

Cara pengaplikasian

1. Masukkan 2 sendok makan pupuk NPK ke dalam ember berisi air 6 liter. Takaran yang sesuai adalah 1 sendok makan pupuk NPK adalah untuk 3 liter air.

2. Setelah itu aduk air yang telah diberi pupuk NPK sampai larut merata, sampai tidak ada lagi granular, sehingga menjadi larutan pupuk NPK.

3. Ambil air larutan pupuk NPK menggunakan gelas plastik dan siramkan ke media tanam tanaman cabai yang ada di pot ataupun polybag.

1 gelas plastik larutan pupuk NPK sudah cukup untuk 1 tanaman cabai yang ada di pot atau polybag.

Hal yang perlu diperhatikan dalam pemupukan tanaman cabai menggunakan pupuk NPK:

1. Lakukan pemupukan pada saat cuaca cerah

Ketika akan berencana melakukan pemupukan tanaman cabai menggunakan pupuk NPK, lihat kondisi cuaca terlebih dahulu.

Jika cuaca mendung, jangan lakukan pemupukan, karena bisa saja hujan terjadi sehingga membuat pupuk NPK yang dikocorkan jadi tidak maksimal karena tergerus air hujan.

Tapi, kalau kondisi cuaca cerah, baru kamu bisa melakukan pemupukan dengan pupuk NPK agar hasilnya maksimal.

2. Pastikan media tanam tanaman cabai kering

Sebelum mengocorkan larutan pupuk NPK ke tanaman cabaimu, pastikan media tanamnya dalam kondisi agak kering.

Sebab, ketika larutan pupuk NPK dikocorkan ke media tanam tanaman cabai yang kering, hal itu bisa membuat pupuk diserap langsung oleh tanaman cabai dalam hitungan menit.

3. Lakukan pemupukan NPK yang dicairkan

Kandungan nutrisi pada pupuk NPK yang dicairkan atau dilarutkan lebih cepat diserap oleh tanaman cabai ketika disiramkan.

Apabila pupuk NPK diberikan secara langsung dengan menaburkan butiran pupuk ke media tanam tanaman cabai, hal itu akan lama diserap.

Saat kamu menanam tanaman, kegiatan pemupukan merupakan salah satu proses yang harus dilakukan dalam merawatnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jangan Pernah Meminjamkan PT atau CV Anda ke Pihak Lain

Sebuah forum jual beli menawarkan layanan pinjam PT/CV. Dengan kesepakatan khusus anda bisa mendapatkan ‘fee’ meminjamkan PT/CV ke pihak lain yang memerlukan.  Apa konsekuensi hukumnya? Berbisnis memang tidak selamanya mudah. Meski memiliki ide cemerlang dan kapabilitas dalam menjalankan bisnis, terkadang ada aspek lain yang luput dari perhatian anda. Misalnya kebutuhan untuk memiliki sebuah badan usaha. Di awal berbisnis, biasanya fokus anda lebih berat kepada jualan dibanding menyiapkan legalitas usaha. Barulah ketika bisnis anda berkembang dan mulai dihadapkan pada persyaratan baik yang ditentukan oleh undang-undang atau mitra bisnis, tidak bisa tidak anda harus mulai menyiapkan legalitas. Hampir seluruh proses tender di lingkungan pemerintah bahkan menyaratkan pesertanya harus berbentuk Perseroan Terbatas (PT) atau minimal CV, tidak cukup dengan perusahaan perorangan. Selain itu, rekam jejak dan portfolio dari PT atau CV tersebut kerap juga menjadi persyaratan. Disini kadang pe...