Langsung ke konten utama

Analisa Kaum Kusam

Sektor pertanian sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia, akan tetapi Indonesia yang terkenal dengan sebutan negara agraris justru banyak melakukan impor kebutuhan pangan dari Negara lain.

Apa yang menyebabkan kondisi Pertanian di Indonesia tidak bisa maju seperti Negara Taiwan, Thailand, Jepang, dan Malaysia, berikut beberapa faktor penyebabnya:

a. Pola pikir masyarakat yang keliru terutama kaum terdidik mengenai pekerjaan dibidang pertaanian.
banyak sekali terutama generasi muda yang enggan bekerja sebagai petani maupun yang berkaitan dengan pertanian dikarenakan anggapan miring mengenai pekerjaan tersebut.

b. Kapasitas produksi pertanian kurang diimbangi dengan usaha pemberdayaan bagi petani.
Hingga saat ini petani masih menggunakan metode-metode tradisional sehingga hasil produksi terkadang belum maksimal.
Untuk itu pemberdayaan petani dibutuhkan sebagai usaha peningkatan kualitas petani Indonesia.

c. Pemerintah Indonesia masih memilliki mindset politik anggaran ketergantungan konsumsi dari pada kecenderungan produksi di segala sector.
Dengan kata lain pemerintah masih menggantungan kebijakan pangan pada kemampuan impor.

d. Kurangnya usaha mendongkrak pangan nasional seperti menciptakan varietas unggul, metode budaya, maupun penanganan hama.
Selain itu, kurangnya inovasi dalam melakukan terobosan dengan menjaga luas tanam padi.

e. Kebijakan harga (pricing policy) terutama produk pangan beras kurang diterapkan di Indonesia yang menyebabkan petani banyak merugi ketika hasil panen didapatkan.

f. Pemerintah kurang peduli terkait soal-soal teknis seperti irigasi, bibit, maupun pupuk.
Tidak seperti di Negara-negara Asia lainnya di mana sektor pertanian sangat didukung oleh pemerintah.

Di Indonesia masalah teknis dengan hal tersebut masih dilakukan sendiri oleh masyarakat sehingga apabila terjadi kesulitan mengenai hal itu, masyarakat tidak mendapatkan solusi.
Dimasa pandemi seperti saat ini membuat sektor ekonomi mengalami penurunan.
Oleh sebab itu, salah satu cara yang dapat dilakukan yaitu dengan mengoptimalkan sektor pertanian dan sumber daya alam Indonesia
sebagai salah satu cara untuk mendongkrak ekonomi nasional.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jangan Pernah Meminjamkan PT atau CV Anda ke Pihak Lain

Sebuah forum jual beli menawarkan layanan pinjam PT/CV. Dengan kesepakatan khusus anda bisa mendapatkan ‘fee’ meminjamkan PT/CV ke pihak lain yang memerlukan.  Apa konsekuensi hukumnya? Berbisnis memang tidak selamanya mudah. Meski memiliki ide cemerlang dan kapabilitas dalam menjalankan bisnis, terkadang ada aspek lain yang luput dari perhatian anda. Misalnya kebutuhan untuk memiliki sebuah badan usaha. Di awal berbisnis, biasanya fokus anda lebih berat kepada jualan dibanding menyiapkan legalitas usaha. Barulah ketika bisnis anda berkembang dan mulai dihadapkan pada persyaratan baik yang ditentukan oleh undang-undang atau mitra bisnis, tidak bisa tidak anda harus mulai menyiapkan legalitas. Hampir seluruh proses tender di lingkungan pemerintah bahkan menyaratkan pesertanya harus berbentuk Perseroan Terbatas (PT) atau minimal CV, tidak cukup dengan perusahaan perorangan. Selain itu, rekam jejak dan portfolio dari PT atau CV tersebut kerap juga menjadi persyaratan. Disini kadang pe...