Langsung ke konten utama

KULIT PISANG SEBAGAI PUPUK ORGANIK



Selain enak dan bikin sehat,.kulit pisang itu juga banyak manfaatnya lho. Bisa untuk kesehatan, perawatan wajah, kulit pisang juga bisa kita manfaatkan untuk menyuburkan tanaman kita. Terutama buat temen-temen yang bertanam konvensional dikebun depan rumah.

Ada penelitian mengatakan bahwa kulit pisang ini mengandung 25% P dan 42% K. Jadi dia bisa digunakan sebagai sumber potasium / Kalium untuk tanaman. Dia bisa bikin pembungaan tanamanmu meningkat dan juga menguatkan perakaran tanaman. Ya udah nggak usah lama-lama yah intronya

Yuk kita bahas aplikasi dan pembuatannya...

1. Resep satu, untuk pupuk organik cari kulit pisang. Blender kulit pisang dengan perbandingan air dan kulit pisang adalah 1 : 1. Setelah itu, campur larutan kulit pisang tadi dengan larutan gula dan EM4. Setelah itu, larutan didiamkan selama 3 hingga 4 hari sehingga terjadi proses fermentasi. Setelah hari ke -5, pupuk organik dari kulit pisang sudah siap untuk digunakan.

2. Resep dua, untuk pupuk organik cari kulit pisang. Masukkan kulit pisang ke dalam ember yang berisi air dan didiamkan beberapa hari. Tunggu sampai air berubah warna mejadi seperti teh. Kemudian siramkan ke sekitar tanaman. Ekstrak kulit pisang kaya akan mineral yang dapat membantu tanamanmu menjadi lebih kuat.

3. Campuran media tanam. Keringkan kulit pisang dengan sinar matahari selama beberapa hari hingga berwarna hitam. Jika masih agak basah, kamu bisa oven atau sangrai hingga kulit benar-benar kering. Setelah itu tumbuk hingga halus. Simpan rapat dalam botol kaca, jangan sampai lembab gaes, nanti berjamur.

Cara Pakainya untuk POC Larutkan 4 sdm pupuk organik cair per 1 Liter 
air. Lalu siram ke sekitar tanaman. Untuk Media Tanam, campurkan kulit pisang yang sudah dihaluskan ke dalam media tanam, dengan perbandingan 1:4.

Jadi jangan deh dibuang itu kulit pisangnya sehabis kalian makan pisang...
(SEMOGA BERMANFAAT)
😁😁

(Dikutip :Group fb wirausaha pertanian by.Ucing oren-Tukang bibit bandung barat)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jangan Pernah Meminjamkan PT atau CV Anda ke Pihak Lain

Sebuah forum jual beli menawarkan layanan pinjam PT/CV. Dengan kesepakatan khusus anda bisa mendapatkan ‘fee’ meminjamkan PT/CV ke pihak lain yang memerlukan.  Apa konsekuensi hukumnya? Berbisnis memang tidak selamanya mudah. Meski memiliki ide cemerlang dan kapabilitas dalam menjalankan bisnis, terkadang ada aspek lain yang luput dari perhatian anda. Misalnya kebutuhan untuk memiliki sebuah badan usaha. Di awal berbisnis, biasanya fokus anda lebih berat kepada jualan dibanding menyiapkan legalitas usaha. Barulah ketika bisnis anda berkembang dan mulai dihadapkan pada persyaratan baik yang ditentukan oleh undang-undang atau mitra bisnis, tidak bisa tidak anda harus mulai menyiapkan legalitas. Hampir seluruh proses tender di lingkungan pemerintah bahkan menyaratkan pesertanya harus berbentuk Perseroan Terbatas (PT) atau minimal CV, tidak cukup dengan perusahaan perorangan. Selain itu, rekam jejak dan portfolio dari PT atau CV tersebut kerap juga menjadi persyaratan. Disini kadang pe...